Korea Selatan Sedang Bergerak Menuju Masyarakat Nontunai

Korea Selatan berupaya menghentikan penerbitan uang kertas dan beralih ke transaksi nontunai dan uang elektronik di bawah proyek masyarakat nontunai. Menurut Bank of Korea, cryptocurrencies dan teknologi blockchain akan menjadi dasar proyek ini.

Tujuan utama proyek masyarakat nontunai adalah memberikan kemudahan kepada para pengguna dan mengurangi biaya produksi uang fisik. Pemakaian koin dan uang kertas akan dihentikan selangkah demi selangkah.

Dalam laporan Bank of Korea berjudul "Laporan Pembayaran 2017" yang diterbitkan pada 1 Mei 2018, badan regulator mencatat dimulainya eksplorasi berbagai kemungkinan dari cryptocurrency dan teknologi blockchain, seperti penggunaan kata sandi untuk pembayaran. Selain itu juga dibentuk sebuah organisasi untuk mempelajari mata uang digital dan menganalisis dampaknya pada sistem keuangan secara menyeluruh.

Pemerintah juga punya tujuan lain dalam pembentukan masyarakat tersebut: untuk memerangi ekonomi bawah tanah yang sangat tergantung pada uang tunai. Kwak Hyun-soo, analis di Shinhye Investment Corp mencatat:

"Masyarakat tersebut dapat membuka ekonomi bawah tanah, sehingga meningkatkan ekuivalensi dalam perpajakan. Kotak sepatu yang penuh berisi penuh uang kertas 50.000 Won yang Anda lihat dalam film akan hilang dalam realita sesungguhnya (seiring kemajuan masyarakat nontunai)."

Masyarakat nontunai muncul dalam rencana sejak tahun 2016. Pada tahun 2017, sebuah proyek pembuka diluncurkan, di mana sekitar 30 ribu toko berpartisipasi. Para pelanggan ditawari untuk menerima uang kembalian dalam bentuk saldo kartu prabayar yang bisa dipakai di toko diskon atau supermarket. Implementasi penuh proyek masyarakat nontunai diperkirakan pada tahun 2020.

oleh JustForex, 04/05/2018

Artikel ini mencerminkan pendapat pribadi dan tidak dapat diinterpretasikan sebagai saran investasi, dan/atau penawaran, dan/atau permohonan untuk melakukan transaksi keuangan, dan/atau jaminan, dan/atau ramalan peristiwa yang akan datang.

Dapatkan Analisis Gratis

* bidang wajib diisi