Kemungkinan Berakhirnya Pelarangan ICO China

Yang Dong, Wakil Presiden Sekolah Hukum pada People’s University di China, melihat bahwa Republik Rakyat China akan menyiapkan sebuah cryptocurrency baru dan regulasi ICO pada 2018.

Yang berpidato pada pertemuan puncak blockchain Asia Tenggara pada 19 Januari. Ia mengumumkan tidak akan ada lagi ‘blanket ban’ (larangan menyeluruh) apa pun terhadap ICO dan cryptos di China. Kami ingin mengingatkan bahwa Republik Rakyat China melarang akses legal ke cryptocurrency dalam enam bulan terakhir. Memperdagangkan cryptosjuga ditekan.

Moratorium konstan pada semua solusi "crypto-to-fiat" dibuat pada September 2017, setelah China berusaha menutup bursa crypto. Pembuat kebijakan China menargetkan untuk mengakhiri semua aktivitas yang berhubungan dengan bursa cryptocurrency.

Penghentian ICO juga terjadi di bulan September di mana proyek yang berhubungan dengannya harus mengembalikan investasi bahkan tanpa diluncurkan. Mengingat pembatasan aktivitas penambangan Bitcoin di China, pengumuman Yang terdengar cukup mengejutkan.

Platform berita lokal 8btc menambahkan bahwa kecuali regulasi ketat pada bursa luar negeri dan over-the-counter, tujuan Yang adalah membuang scam ICO yang buruk agar proyek normal bisa berhasil.

Paralel dengan sikap baru China terhadap Bitcoin dan cryptocurrency lain, Korea Selatan akan melunakkan sikapnya tentang larangan cryptocurrency. Meregulasi bursa crypto tampaknya sekarang menjadi penting, sementara itu ICO jelas akan tetap berada di luar yurisdiksi Seoul. Peraturan Korea yang diperbarui menjadikan cryptotrading dengan samaran sebagai pelanggaran hukum akan berlaku pada 30 Januari.

oleh JustForex, 24/01/2018

Artikel ini mencerminkan pendapat pribadi dan tidak dapat diinterpretasikan sebagai saran investasi, dan/atau penawaran, dan/atau permohonan untuk melakukan transaksi keuangan, dan/atau jaminan, dan/atau ramalan peristiwa yang akan datang.

Dapatkan Analisis Gratis

* bidang wajib diisi