Komgo SA: Platform Blockchain Pertama Untuk Perdagangan Komoditas

Sekelompok bank besar dan firma perdagangan akan segera meluncurkan platform trading terbuka berbasis sistem blockchain, yang akan membantu pelaksanaan kontrak untuk pasokan komoditas, mulai dari minyak hingga gandum. Platform baru bernama komgo SA tersebut akan berfungsi sebagai organisasi independen dan akan terdaftar di Jenewa.

Perusahaan seperti Societe Generale, Shell, Natixis, Mercurial, Koch Supply & Trading, Gunvor, Citi, ABN AMRO, BNP Paribas, Crédit Agricole Group, ING, MUFG Bank, Rabobank, dan SGS sedang mengerjakan platform. Sementara itu platform masih terbuka untuk partisipan baru.

"Peluncuran komgo SA menyoroti visi bersama akan inovasi industri dan menggarisbawahi komitmen berjalan di antara para anggota untuk membangun jaringan yang benar-benar terbuka dan lebih efisien dalam perdagangan komoditas," ujar Souleïma Baddi, Chief Executive Officer komgo SA.

Dengan beralih ke teknologi blockchain, para pengembang platform mengharapkan operasi trading akan dapat dilakukan dalam hitungan menit. Di saat yang sama, transparansi transaksi akan meningkat dan risiko penipuan menurun. Partisipan jaringan pasokan minyak atau komoditas lain tidak perlu lagi saling mengirimi banyak dokumen kertas untuk mengonfirmasi setiap langkah dalam transaksi perdagangan. Alih-alih, trader akan dapat menggunakan letter of credit digital yang akan membuat transaksi lebih cepat dilaksanakan.

Di awalm komgo SA akan digunakan oleh industri energi. Operasi pertama akan dilakukan oleh kargo minyak mentah di Laut Utara. Di awal tahun 2019, perdagangan yang dilakukan melalui platform ini akan memengaruhi area baru: kontrak untuk pasokan logam dan produk agrikultural akan dilaksanakan. Seiring berjalannya waktu, cakupan platform akan terus meluas.

oleh JustForex, 21/09/2018

Artikel ini mencerminkan pendapat pribadi dan tidak dapat diinterpretasikan sebagai saran investasi, dan/atau penawaran, dan/atau permohonan untuk melakukan transaksi keuangan, dan/atau jaminan, dan/atau ramalan peristiwa yang akan datang.

Dapatkan Analisis Gratis

* bidang wajib diisi