Pedoman legalisasi ICO dipresentasikan di Jepang

Kelompok Studi Jepang yang menganalisis risiko dan manfaat cryptocurrency mempresentasikan daftar prinsip dasar untuk regulasi dan legalisasi ICO di Jepang. Dokumen tersebut menetapkan persyaratan untuk identifikasi inestor, cara memberantas pencucian uang, peraturan untuk melindungi sekuritas dan pemegang kewajiban utang, dll.

"ICO adalah teknologi terobosan, maka jika kita bisa mengimplementasikan prinsip dan aturan yang baik, teknolog ini berpotensi menjadi cara baru untuk menggalang dana," ujar Kenji Harashima, peneliti di Institut Riset Mizuho.

Menurut pedoman ini, penerbit token harus menyediakan informasi bagaimana cara dana, profit dan aset yang dikumpulkan akan didistribusikan di antara para pemilik aset. Bursa cryptocurrency akan diwajibkan mengadopsi standar tunggal dalam mendaftarkan ICO, serta perdagangan orang dalam/insider trading akan dilarang.

Prinsip-prinsip yang diajukan akan diteruskan ke Lembaga Jasa Keuangan Jepang untuk dipertimbangkan. Jika aturan ini disetujui oleh LJK, aturan ini dapat menjadi hukum yang berlaku penuh untuk melegalkan trading ICO.

Tim peneliti terdiri dari: Toshifumi Kokubun, profesor di Tama Graduate School of Business di Tokyo; Takuya Hirai, anggota Partai Demokratik Liberal dan pemrakarsa hukum tentang legalisasi bursa crypto tahun lalu; Yuzo Kano, CEO bitFlyer Inc. bursa cryptocurrency, karyawan bank Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group Inc., Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. dan Mizuho Financial Group Inc., dll.

oleh JustForex, 09/04/2018

Artikel ini mencerminkan pendapat pribadi dan tidak dapat diinterpretasikan sebagai saran investasi, dan/atau penawaran, dan/atau permohonan untuk melakukan transaksi keuangan, dan/atau jaminan, dan/atau ramalan peristiwa yang akan datang.

Dapatkan Analisis Gratis

* bidang wajib diisi