trading-plan

Panduan membangun sistem trading Anda sendiri

Hai, trader Forex! Dalam artikel ini kami akan menganalisis sistem trading untuk Forex. Kami akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan sistem trading bagaimana cara membuat sistem trading Forex dengan benar.

Sistem trading (ST) adalah sekumpulan aturan yang diikuti seorang pelaku pasar keuangan saat melakukan Buy atau Sell aset di pasar keuangan.

ST mempermudah Anda mengatur dan menentukan aturan tertentu untuk membuka satu posisi. Trader yang mengikuti aturan dalam sistem trading Forex paham benar di mana ia harus membatasi loss/rugi, menentukan posisi profit, memakai instrumen trading yang mana, volume sebesar apa dan kapan waktu yang tepat untuk trading.

Sistem trading dilakukan mengikuti rencana bisnis yang sudah ditentukan, yang tentunya meningkatkan secara signifikan hasil yang didapatkan trader. Strategi Trading mengatur trading, memberikan algoritma yang jelas kapan waktu yang tepat untuk masuk dan keluar dari satu posisi, mengurangi kemungkinan terjadinya tilt, dan pada akhirnya akan meningkatkan profit seorang trader.

sistem trading

Ada banyak sistem dan metode trading yang tersedia di pasar Forex. Trader pemula bisa menggunakan sistem trading siap-pakai untuk kegiatan trading. Namun dalam proses menjadi seorang trader handal, cepat atau lambat Anda akan menyadari pentingnya membangun sistem trading Anda sendiri yang cocok digunakan saat bekerja. Strategi ini tidak harus Anda desain dari nol. Anda bisa menggunakan sistem trading siap-pakai dan terkenal (seperti ST Bill Williams “Alligator”, ST “Elder’s Triple Screen”, dan sebagainya), lalu Anda kembangkan dan sesuaikan dengan kebutuhan Anda sendiri.

Mari kita lihat komponen dasar dari sistem trading dan proses pengembangannya.

Ide

Ide adalah dasar dari semua sistem trading. Apa yang dimaksud dengan ide dasar? Kita tahu bahwa tren, periode koreksi dan periode flat dapat terjadi di pasar. Apapun kondisi pasar, tugas utama trader adalah memasuki pasar dengan rasio positif risiko terhadap profit. Langkah pertama adalah menentukan gaya trading yang cocok untuk orang yang sedang membangun sistem trading sendiri.

Ada trader yang senang membuka satu order untuk waktu lama dan menunggu profit maksimum. Untuk kasus ini, strategi trading terbaik adalah tren. Biasanya potensi profit untuk strategi ini 3-4 kali lebih besar daripada risiko yang ditanggung trader. Hal ini berdasarkan fakta bahwa market sering kali ada dalam posisi flat. Sebelum trader bisa mengikuti tren pasar, ia akan mengalami loss beberapa kali. Jika trader ikut masuk dalam tren pasar saat ini di awal pembentukan tren, ia akan bisa menutup kerugian sebelumnya dengan sangat mudah dan mendapat profit besar.

tren

Ada pula trader yang menyukai trading yang aktif dan berisiko. Umumnya mereka membuka transaksi searah tren saat ini dan transaksi lain yang melawan arus tren. Dalam kasus ini rasio risiko terhadap profit lebih kecil, sekitar 1/2 atau 1/3.

melawan arus tren

Saat market dalam kondisi flat, lakukan trading menggunakan level kunci support dan resistance. Jika harga mencapai batas atas/bawah dari kisaran trading, pertimbangkan perlunya membuka transaksi di arah yang berlawanan.

flat

Instrumen trading

Seorang trader harus tahu betul aset dan tool apa yang bisa ia gunakan untuk trading, yang umumnya adalah pasangan mata uang utama: EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, USD/CAD, AUD/USD – diperdagangkan di pasar valas. Instrumen trading tersebut adalah instrumen yang paling volatile/bergerak cepat dan liquid.

instrumen trading

Di waktu yang sama, pasar valuta asing tidak memiliki standar taktik dan teknik untuk trading. Contohnya: trading menggunakan swaps. Strategi ini disebut Carry Trading. Dalam hal ini, pemilihan instrumen trading tergantung pada tingkat suku bunga pinjaman pada mata uang asing.

Sesi trading dan timeframe

Rencana trading atau trading plan harus berisi jangka waktu tertentu untuk dipakai sebagai bahan analisis situasi pasar. Trader juga harus mengetahui sesi trading mana yang efektif untuk gaya trading-nya.

timeframe

Cara paling baik adalah menganalisis pasar menggunakan beberapa timeframe/jangka waktu. Jauh lebih baik untuk mengidentifikasi tren pasar global menggunakan jangka waktu yang lebih lama, misalnya H4 – D1. Konfirmasi dan entry point/titik masuk ke pasar dapat dicari menggunakan jangka waktu lebih pendek.

Kegiatan trading paling aktif di pasar valas terjadi pada paruh pertama sesi perdagangan Eropa dan US (15:00 – 01:00 GMT +7:00). Trader intraday harus melakukan trading di periode ini. Jika spekulan menggunakan trading jangka menengah (timeframe H4 – D1) cukup mengecek grafik beberapa kali dalam sehari.

Apapun gaya trading Anda, situasi pasar saat ini harus dianalisis menggunakan beberapa timeframe.

Aturan masuk dan keluar dari posisi

Sistem trading Forex yang baik harus mengatur tentang saat masuk dan keluar dari posisi. Trader harus mengetahui dengan benar cara menganalisis kondisi pasar saat ini dan membuat keputusan untuk masuk ke posisi. Tools analisis yang paling umum digunakan meliputi indikator, angka analisis teknikal dan pola Price Action. Jangan sampai lupa pertimbangkan juga faktor berita.

Dalam rencana trading-nya seorang spekulan harus menentukan level risiko yang bersedia ditanggung, di mana mengalokasikan order proteksi dan bagaimana ia akan menutup profit potensial. Trader bisa menggunakan take profit yang fix dan multiple trading. Dengan cara ini entry ke posisi dilakukan dengan membuka beberapa order. Take profit didapat dari beberapa bagian dengan memakai trailing stop.

risk-profit

Spekulan harus patuh pada “golden rule” atau aturan emas dalam trading – potensi profit harus beberapa kali lebih besar daripada risiko yang kita tanggung.

Level risiko

Manajemen risiko adalah komponen paling penting dalam sistem trading apapun. Trader-trader sukses mengatakan bahwa pengendalian risiko yang benar adalah kunci sukses dalam trading saham.

Aturan dasar manajemen risiko adalah:

aturan dasar manajemen risiko

Anda harus selalu ingat bahwa trading Forex pada kenyataannya adalah memperdagangkan kemungkinan dan ekspektasi. Trading bisa mengalami kerugian dan juga keuntungan. Yang terpenting adalah mengikuti aturan sistem trading dan buka posisi dengan ekspektasi matematis positif, yaitu potensi profit harus berkali lipat lebih besar daripada potensi loss (1:3, 1:4).

Perkiraan artikel: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
 

Berlangganan newsletter kami!

Dapatkan e-book "The Building Blocks for Sucсeeding with Forex Trading" dan pemberitahuan tentang post baru seminggu sekali

 

Send this to friend