the-analysis-of-the-gbpusd-currency-pair

Analisis Pasangan GBP/USD

Ringkasan:

  • Brexit terus mendatangkan tekanan pada Poundsterling;
  • aktivitas bisnis mendukung mata uang Inggris. Data “Commitments of Traders” menunjukkan penurunan posisi short;
  • zona permintaan di 1.2570-1.2650 menyebabkan keseimbangan kekuatan dalam pasangan mata uang GBP/USD.

Latar Belakang Berita

Selama dua bulan terakhir, posisi Poundsterling menguat secara signifikan terhadap US Dollar. Salah satu alasan fundamental perkembangan pasangan GBP/USD adalah komentar dari Menteri Urusan Brexit David Davis, mengenai keluarnya Kerajaan Inggris dari Uni Eropa. Dalam laporan terbarunya ke Parlemen, ia menyatakan bahwa Inggris Raya memastikan tetap memiliki akses ke pasar Uni Eropa jika negara bersedia membayar.

Jeroen Dijsselbloem, Ketua Eurogroup mengatakan bahwa hal ini menyelesaikan isu akses Inggris ke pasar UE secara efektif. Di saat yang sama ia mengatakan dalam situasi politik saat ini, kehadiran Inggris di pasar Uni Eropa menjadi kompleks dan berbiaya tinggi.

Harus diingat bahwa tahun lalu kontribusi bersih Inggris terhadap ekonomi UE mencapai lebih dari 8,5 milyar Pounds, yang memperkuat posisi negara secara nyata dalam urusan ini. Investasi UE di Inggris mencapai 4,5 milyar Pounds. Bersamaan dengan itu Inggris menyumbang lebih dari 13 milyar Pounds untuk menopang perekonomian UE.

Prospek untuk proses Brexit yang lebih halus mendukung permintaan terhadap poundsterling. Saat ini perhatian pelaku pasar mata uang sedang terarah pada pertemuan Mahkamah Agung Inggris, yang akan mempertimbangkan tuntutan naik banding dari pemerintah terhadap Pengadilan Tinggi London. Keputusan akan ditetapkan pada pertengahan Januari.

brexit uk eu pound

Patut diingat bahwa Pengadilan Tinggi London telah memberi Parlemen kekuasaan lebih besar daripada yang ditetapkan oleh “lembaga prerogatif kerajaan”. Argumen utama yang diajukan para pengacara yang mewakili kepentingan pemerintah Inggris adalah dengan “lembaga prerogatif kerajaan”, pemerintah bisa mandiri dalam menetapkan tanggal keluar dari Uni Eropa.

Jika Mahkamah Agung menerima putusan Pengadilan Tinggi London, maka Perdana Menteri Inggris Theresa May akan kesulitan mengimplementasi Pasal 50 Perjanjian Lisboa di akhir triwulan pertama 2017. Menurut pasal ini pemerintah Inggris dapat memulai proses keluar dari Uni Eropa dengan kekuatannya sendiri. Jika ini terjadi, proses Brexit bisa mengalami kelambatan. Ketentuan-ketentuan dalam pasal 50 hanya bisa dilakukan pada triwulan kedua 2017.

Pemerintah Inggris masih mengalami perselisihan berkenaan dengan beberapa isu Brexit. Salah satu persyaratan untuk mengakses pasar tunggal Uni Eropa adalah kebebasan bergerak untuk orang/pekerja. Menurut saluran data Sky News, Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengatakan ia mendukung kebebasan bergerak orang, namun ini bukanlah posisi pemerintah secara keseluruhan.

Analisis fundamental

Data terakhir tentang aktivitas bisnis Inggris telah meningkatkan permintaan akan Pounds secara signifikan. Index aktivitas bisnis di sector konstruksi dalam negeri di bulan November meningkat dan mencapai 52.8, melampaui ekspektasi pasar yaitu 52.2. Kegiatan bisnis di sector jasa mengalami dinamika yang optimis. Indeks mencapai 55.2, bandingkan dengan capaian sebelumnya yaitu 54.5. Di waktu yang sama, data dari sektor manufaktur melemah dan turun 1,5% dibandingkan periode sebelumnya.

fundamental analysis

Kami merekomendasikan agar Anda memperhatikan berita tentang ekonomi Inggris pada bulan Desember tahun ini:

  • perubahan jumlah aplikasi untuk mendapatkan tunjangan pengangguran, tanggal 14 Desember (16:30 GMT+7: 00);
  • penjualan ritel, tanggal 15 Desember (16:30 GMT+7: 00);
  • keputusan Bank of England mengenai tingkat suku bunga, tanggal 22 Desember;
  • volume penjualan ritel, tanggal 15 Desember (16:30 GMT+7; 00);

Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berpengaruh secara signifikan terhadap dinamika dan pergerakan pasar.

Data “Commitments of Traders” menunjukkan sejumlah besar spekulan menutup posisi short dalam dua bulan terakhir. Di awal Oktober, para pemain utama membuka 154.322 kontrak untuk posisi short. Sebuah laporan baru menunjukkan pengurangan posisi short mencapai lebih dari 16%, yaitu sebanyak 128.941 kontrak. Posisi short net menunjukkan nilai minimal dalam dua bulan terakhir.

Analisis teknikal

Level kunci:

Level Support: 1.2500, 1.2335, 1.2165
Level Resistance: 1.2770

Di pertengahan Oktober, pasangan mata uang GBP/USD bertahan di level support terkuat 1.2165, yang menyebabkan terjadinya mood “bullish”. Selama periode tersebut, pertumbuhan kuotasi mata uang Inggris melebihi 600 poin. Sejak awal bulan ini, terjadi koreksi terhadap pasangan mata uang GBP/USD. Sekarang pola teknis dari instrumen trading ini bersifat ambigu: harga menetap di kisaran 50 MA dan 200 MA, yang merupakan dinamika support dan resistance yang sangat kuat; histogram MACD telah bergerak menuju zona negative dan terus menurun. Kami merekomendasikan untuk mencari entry point dan semua level kunci.

gbp-usd-analysis

Pada sesi-sesi trading terakhir pasangan GBP/USD mencoba zona permintaan 1.2570-1.2650. Jika harga terus bertahan di zona ini dan konfirmasi tambahan terjadi di timeframe lebih pendek (angka analisis teknikal, pola Price Action), kelanjutan tren upward mungkin terjadi. Pergerakan potensial yaitu di 1.2800 – 1.2900.

Alternative lain adalah terjadinya mood “bearish” pada GBP/USD. Jika harga bertahan di bawah 1.2500, kita mungkin akan melihat aksi selling agresif di level support terdekat: 1.2335 dan 1.2165.

Perkiraan artikel: 1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
 

Berlangganan newsletter kami!

Dapatkan e-book "The Building Blocks for Sucсeeding with Forex Trading" dan pemberitahuan tentang post baru seminggu sekali

 

Send this to friend